Langsung ke konten utama

HDiary 2: "Bahas Ujian Online"

Assalamualaikum, Friends!
Seperti janjiku kemarin, aku udah bikin laman mengenai catatan harianku, Friends! Kalian bisa klik →Link buat ngeliat lamannya. Tapi lamannya masih kosong alias masih dalam proses pengerjaan.. Hehehe.. :D
Yaudahlah, Kali ini aku mau curhat tentang keseharianku dari tadi pagi sampai malam ini, Friends!
Sebenarnya, Hari ini adalah hari pertama aku Try Out Online, Friends! Dan, semua siswa wajib membawa laptop. Lah aku pake apa dong? Asal kalian tahu aja, Laptopku udah lama rusak. Diserviskan sana sini ga ada yang bisa mbenerin. Yah, Terpaksalah aku sekarang pake komputer. Dan Laptopku masih nganggur di rumah.
 Karena ga punya laptop, Aku dan beberapa temanku yang juga ga bawa laptop pun dipanggil ke ruang guru untuk menjelaskan permasalahan/alasan ga bawa laptop. Dan.. Sesampainya disana, Satu persatu dari kita pun diomelin sama WK-1 Sekolah kita. Kamvret moment banget deh.. -_-" Untung aja setelah itu, Aku dan teman-temanku ini diperbolehkan untuk meminjam tablet yang digunakan untuk media pengerjaan soal.
Disekolahku memang sering banget diadakan ujian online. Kemarin saat Ujian Tengah Semester 1 juga menggunakan sistem online. Bukan hanya UTS saja sih, Hampir setiap ujian pasti menggunakan sistem online.
Cara pengerjaannya sih gampang. Jadi, siswa yang mengikuti ujian sistem online ini diwajibkan menggunakan Laptop ataupun Smartphone untuk menggunakannya. Setelah itu, Siswa harus menghubungkan Smartphone/Laptopnya ke jaringan wifi yang sudah disediakan. Seteleah terhubung, Kita harus login terlebih dahulu menggunakan username dan password yang sudah disediakan sebelumnya dari wali kelas. Setelah login, akan ada tampilan daftar mata pelajaran yang akan kita kerjakan. Setiap mata pelajaran yang dikerjakan mempunyai waktu pengerjaan. Rata-rata sih kalo ga salah setiap pelajaran dikasih waktu 45 menitan. Waktu pengerjaan akan berjalan setelah kita mulai mengerjakan sebuah soal. Dan jika waktu kita sudah habis, kita tidak bisa melanjutkan pengerjaan soalnya dan dianggap selesai mengerjakan.
Sebenernya sih, Ujian dengan sistem online ini menurutku enak daripada ujian dengan sistem tulis/mengerjakan di kertas. Karena saat mengerjakan kita bisa sambil dengerin lagu juga. Hehehe.. :D Tapi, ada sebuah permasalahan yang dari awal aku kelas 10 sampai kelas 12 ini yang (sepertinya) belum terselesaikan saat ujian online. Kecepatan koneksi jaringan wifinya yang supeeer lemot menjadi masalah dari dulu sampai sekarang. Ini nih, yang paling ga disukai sama para siswa. Contohnya nih ya, Kan waktu itu aku lagi ngerjain ulangan B. Indonesia, Waktu ngerjain soal nomer 1 sampai nomer 20an itu koneksinya lancar. Eh, pas nyampe nomer 25an aku klik "Submit" untuk melanjutkan ke soal berikutnya malah loadingnya lamaa.. Padahal, waktunya terus berjalan. :3 Dan, alhasil aku hanya mengerjakan 35an soal karena kehabisan waktu. :'3 Jadi ga usah kaget kalo nilai dari ujian online ini jarang-jarang ada yang diatas KKM. :'v
Intinya sih, Kalo menurutku ujian dengan sistem online ini sangat baik dan lebih efisien daripada ujian dengan sistem tulis. Karena selain ga butuh kertas, kita juga bisa melihat langsung nilai kita setelah mengerjakan. Tapi, permasalahannya hanya pada koneksi wifinya saja yang lemot. Mungkin karena banyaknya pengguna yang terhubung atau bisa juga perangkat yang kurang mendukung. Tapi, kalo masalah perangkat sih, Menurutku sekolahku cukup memadai sih.
Tadi pagi aja saat Try Out Online B. Indonesia, aku hanya mengerjakan soal ga lebih dari 40an soal dari total 50 soal karena kehabisan waktu. Setelah aku liat nilainya pun bertuliskan "not yet.. apalah gitu, aku lupa tadi :v", aku sih agak kaget karena biasanya nilai yang muncul berupa angka. Dan sebagian besar teman-temanku nilainya juga berupa angka seperti biasanya. Hanya aku dan 3 temanku saja yang bertuliskan "not yet..". Mungkin karena kehabisan waktu itu pikirku.
Setelah Try Out, aku kira sih kita di izinkan untuk pulang gitu ya, Friends. Eh, ternyata ga nyangka banget kalo setelah Try Out, ada pelajaran .. :3 Hadeeh.. Padahal aku dan kebanyakan temanku ga ada yang bawa buku. Hehehe.. :v Tapi, untungnya sih tadi pagi pulangnya agak pagi sekitar jam setengah 12an.
Udah deh, Segitu aja catatan hari ini.. Capek, Friends! Udah malam juga nih. Dan besok waktunya Try Out MATEMATIKAAA!! -_-" Hadeeh, Kalo Try Out ini mah ga usah ditanya entar nilaiku berapa.. :'v Yaudahlah, Aku mau tidur dulu, Friendss! Byee~ Terima kasih ya, Udah baca sampe sini.. ;)
Wassalamualaikum~

Artikel Terkait:

Postingan Populer 7 Hari Terakhir:

Tiap Menit, Indonesia Kehilangan Hutan Seluas Tiga Kali Lapangan Bola

Hutan Indonesia berkurang secara drastis. Dalam kurun waktu 2009-2013, Indonesia kehilangan hutan seluas 4,6 juta hektar atau seluas Provinsi Sumatera Barat, tujuh kali luas Provinsi DKI Jakarta. Forest Watch Indonesia (FWI) mengungkap fakta mencengangkan tersebut dalam buku  Potret Keadaan Hutan Indonesia Periode 2009-2013  yang diluncurkan pada Kamis (11/12/2014) di Jakarta.  EG Togu Manurung, Ketua Perkumpulan FWI, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu itu, kecepatan hilangnya hutan mengejutkan. "Setiap menit, hutan seluas tiga lapangan bola hilang," katanya. Hutan Indonesia yang tersisa kini 82 juta hektar. Masing-masing 19,4 juta hektar di Papua, 26,6 juta hektar di Kalimantan, 11,4 juta hektar di Sumatera, 8,9 juta hektar di Sulawesi, 4,3 juta hektar di Maluku, serta 1,1 juta hektar di Bali dan Nusa Tenggara. Bila praktik tata kelola lahan hutan tak berubah dan pembukaan hutan terus dibiarkan, jumlah hutan akan terus menyusut. "Kami memprediksi 10 tahun ke depa...

Ini Alasan Sharp Belum Mau Rilis Smartphone di Indonesia

Foto: Sharp Aquos Crystal (arstechnica.com) Jakarta -  Sharp yang dikenal sebagai penyedia  home appliances , sebenarnya juga kerap meluncurkan perangkat  smartphone  - bersaing dengan produk  smartphone global lainnya. Lalu, kenapa Sharp belum meluncurkan produk  handset -nya ke Indonesia? Andrew P. Gultom, Product Planning Manager Sharp Electronics Indonesia mengatakan pihaknya sebenarnya ingin meluncurkan perangkat  smartphone  di Tanah Air. Andrew beralasan kalau saat ini momennya belum tepat. "Momennya saat ini belum tepat. Apalagi masyarakat Indonesia sekarang lagi menyukai smartphone  berspesifikasi tinggi dengan harga yang relatif murah," pungkas Andrew yang tim  Tekno Liputan6.com  temui di FX X'nter, Jakarta. Andrew menyebut, meluncurkan  smartphone  di Indonesia juga tidak mudah dan perlu mempertimbangkan banyak hal. Salah satunya adalah harus memantau pasarnya terlebih dahulu. "Kami harus mempersiapkan ba...

Teknologi Rudal Tercanggih di Dunia

Rudal adalah merupakan senjata roket militer yang dapat dikendalikan atau mempunyai kendali yang otomatis yang dapat mencari target. Rudal ini sering digunakan untuk roket yang dapat di kendalikan. Berikut ini adalah rudal tercanggih di dunia. Rudal kendali balistik Ini adalah merupakan peluru kendali yang memakai sistem lintasan trayektori yang di tentukan balistik ke dalam sistem pengiriman. Rudal kendali ini dikendalikan untuk dalam masa peluncurannya saja. Rudal kendali balistik yang pertama yakni roket V 2 yang telah di kembangkan oleh nazi jerman pada tahun 1930 atas instruksi Dornberger. Mempunyai tahap peluncuran yang berawal dari puluhan detik sampai beberapa menit yang terdiri dari 3 tingkatan roket. Rudal ini terdiri dari 3 tahap yakni tahap peluncuran, terbang bebas dan fase memasuki atsmofer bumi. Rudal kendali jelajah Rudal ini memaki sayap dan menggunakan jet untuk tenaga penggerak. Rudal kendali ini intinya adalah sebagai bom terbang. Rudal kendali jelajah di ...

Ini Dia 'Tukang Las' Asal Indonesia yang Paling Dicari Kontraktor Dunia

Berbeda dengan TKW (tenaga kerja wanita) asal Indonesia yang sering pulang dengan cerita pilu, entah menjadi korban kriminalitas di negeri orang atau pulang membawa nestapa dihamili majikan, disiksa, dan tak digaji. Kali ini kabar baik datang dari tenaga kerja Indonesia (TKI) yang boleh dikatakan mengagetkan semua pihak. Ternyata keahlian tehnik mengelas menjadi sesuatu yang paling berguna di negeri orang sana. Disni memang namanya 'Tukang Las' tapi disana keren banget,  Welder  namanya. Pekerjaannya mengelas berbagai infrastruktur industri, dari turbin listrik hingga kilang minyak dan pipa tambang. Inilah yang membedakan mereka dengan buruh migran lainnya. Dengan keahliannya mengelas, para welder punya posisi tawar yang gokil dan luar biasa. "Watak welder itu keras-keras. Kalau perusahaan ingin kami mengerjakan proyeknya, ya, ikuti cara kami. Kalau tidak cocok, silakan cari tim welder lain,"  kata  Supriyadi  yang merupakan salah satu Welder berpengalaman d...

[Video] Apakah Ada Kehidupan Lain di Luar Bumi?

Mungkin ini adalah pertanyaan terbesar dalam sepanjang sejarah manusia. Planet kita, bumi, hanyalah satu planet dari milyaran objek yang ada di luar angkasa. Sedangkan alam semesta kita sendiri sangatlah luas. Jadi, apakah kita sendirian di semesta ini? Ataukah banyak kehidupan lain di luar sana?Disini Admin akan membahas itu semua lewat sebuah video. So, Enjoy the video!